Wong Kam Fung

Nganggur Is An Art

Filed under Internet by at 12:12 pm on Aug 03 2010

nganggur is an artNganggur itu anugerah. Sebelum Departemen Pendidikan Nasional mengeluarkan surat keputusan berisi larangan dan MUI mengeluarkan fatwa haram untuk menganggur, jadilah pengangguran.

Menjadi pengangguran ternyata merupakan sebuah anugerah. Anugerah yang bagaimana? Menganggur yang seperti apa? Tentunya anugerah dalam makna tertentu dan tidak asal menganggur begitu saja. Nganggur Itu Anugerah adalah tema yang diusung dalam acara kumpul-kumpul para online publisher yang diadakan di Yogyakarta 31 Juli dan 1 Agustus kemarin. Memang agak provokatif tema kegiatan itu. Namun bila anda berada di antara mereka yang menghadiri acara yang penuh canda dan tawa, anda baru mengerti apa yang dimaksud dari tema itu.

Kegiatan workshop Nganggur Itu Anugerah digagas oleh sebuah komunitas online publisher Yogyakarta bernama Gelatik Selam. Sebuah nama unik kreatif dan bernuansa lokal khas kota gudeg. Gelatik Selam adalah singkatan dari gelar tikar Selasa malam. Anggota komunitas ini memang secara rutin mengadakan acara kumpul-kumpul pada Selasa malam di 0 KM depan kantor pos. Mereka berbincang sesama anggota sambil menikmati jajanan dari pedagang angkringan yang mangkal di sekitar tempat itu. Komunitas Gelatik Selam berisi orang-orang dengan prestasi yang sangat mengagumkan dalam dunia maya. Bagi saya, orang-orang yang tergabung dalam komunitas itu bukan hanya sekedar mengagumkan tetapi saya lebih suka menyebutnya sebagai orang-orang yang tidak masuk akal.

Pertemuan yang diadakan rutin setiap minggu itu sayangnya tidak bisa menyatukan seluruh anggotanya. Selalu ada yang tidak hadir dalam pertemuan rutin Selasa malam karena berbagai sebab. Berdasarkan informasi dari salah satu anggota yang bernama Irawan atau oleh teman-temannya disebut Jumbet, itulah yang mendorong mereka mengadakan workshop Nganggur Itu Anugerah. Dengan diadakannya acara khusus ini, diharapkan semua anggota Gelatik Selam bisa bertemu. Selain itu, komunitas yang dulu menyebut acara ngumpul mingguan mereka dengan nama Juminten (Jum’at Bengi Thenguk-thenguk atau duduk-duduk pada Jum’at malam) Jumatan (karena ngumpulnya tiap Jum’at malam di bundaran UGM) ini juga ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan orang-orang di luar komunitas. Oleh karena itu mereka mempublikasikan rencana kegiatan itu di internet dengan membatasi jumlah peserta hanya untuk 100 orang.

Sambutan yang diberikan warga dunia maya cukup menggembirakan. Kapasitas untuk 100 orang segera terisi penuh bahkan lebih. Daftar peserta yang bisa dilihat dalam situs gelatikselam.com menunjukkan peserta yang terdaftar 103 orang. Mengingat materi yang akan diberikan dalam workshop itu, tidak heran bila pesertanya melebihi kuota. Dalam publikasi yang dipampang dalam situs komunitas, mereka mengiming-imingi calon peserta dengan sebuah tema yang sangat eye catching dan mengundang penasaran, Nganggur Itu Anugerah. Bagaimana tidak terprovokasi jika dengan menganggur (tidak bekerja di instansi manapun), kita bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp 700 juta lebih per bulan? Itulah sebabnya menjadi pengangguran dikatakan sebagai anugerah. Karena dengan menganggur, mereka bisa mengelola satu atau beberapa situs yang dipasangi Google Adsense sebagai sapi perah yang menghasilkan ribuan dolar setiap bulannya. Cara dan pengalaman membuat sapi perah itulah yang dibagikan dalam workshop Nganggur Itu Anugerah.

Sumber gambar: di sini

Share |

Related posts:

  1. Impossible People
  2. Fakir Bandwidth
  3. Sapi Perah dari Kaliurang
  4. 3 Bujang ke Keraton
  5. Menguangkan Blog

19 Responses to “Nganggur Is An Art”

  1. 1 Fakir Bandwidth | Wong Kam Fungon 03 Aug 2010 at 12:20 pm

    [...] yang Disempurnakan. Istilah Fakir Bandwidth saya temukan ketika mengikuti acara workshop bertajuk Nganggur Itu Anugerah beberapa waktu lalu. Makna dari istilah itu entah apa. Mungkin terkait dengan ketidakpunyaan [...]

  2. 2 jebeon 03 Aug 2010 at 1:23 pm

    dulu namanya klo gak salah jumatan, bukan juminten, juminten itu istilah untuk cahandong, salah satu komunitas blogger juga di jogja. lihat cahandong.org

  3. 3 Isnainion 03 Aug 2010 at 1:37 pm

    Betul, dulu namanya Jumatan, bukan Juminten. Dinamakan Jumatan karena ngumpulnya tiap jumat malam di bundaran UGM

  4. 4 dadansuwarnaon 03 Aug 2010 at 1:44 pm

    Sepulang dari yogya “oleh-olehnya” kayaknya menarik. Tetap berbagi info Mas, juga trik mereka di blog Mas Adi ini. Jadi ingin tahu banyak tentang “trik anehnya”.

  5. 5 wongkamfungon 03 Aug 2010 at 1:59 pm

    @jebe & Isnaini: maturnuwun koreksinya :-)
    @dadansuwarna: siap pak

  6. 6 Impossible People | Wong Kam Fungon 03 Aug 2010 at 3:37 pm

    [...] situs internet berbahasa Inggris? Percaya atau tidak, itulah yang saya temukan dalam acara bertema Nganggur Itu Anugerah, sebuah workshop yang diadakan di Kaliurang Yogyakarta pada 31 Juli dan 1 Agustus 2010 yang [...]

  7. 7 yainalon 03 Aug 2010 at 3:41 pm

    koreksi.. sama kek dari Mas Is, dulu Gelatik Selam (Gelar Tiker Selasa Malam) bernama Jumatan.. diganti aja itu teksnya.. atau dicoret dan disampingnya ditulis dengan koreksinya.. itu etika jika kita melakukan kesalahan dalam penulisan di media online dalam bentuk blog..

    Nganggur Itu Anugerah, event pertama dari Gelatik Selam (Gelatik Selam 1.0) dan event keempat dari komunitas dengan nama yang berbeda, sendiri sebenarnya secara garis besar memang seperti yang disebutkan diatas, semakin banyak jumlah pengangguran yang butuh kumpul2. Plus, tidak ada materi sebenarnya. Ini bedanya sama event2 sebelumnya. Intine, kami hanya ingin berbagi sehingga semakin banyak jumlah pengangguran biar pemerintah ga semakin mumet.. :)

  8. 8 wongkamfungon 03 Aug 2010 at 3:55 pm

    @yainal: siap, laksanakan! 8-) dan… maturnuwun info tambahannya ;-)

  9. 9 Jauharion 04 Aug 2010 at 12:19 pm

    Membakar Diri pada lokasi yang tepat… terima kasih semua

  10. 10 wongkamfungon 04 Aug 2010 at 12:38 pm

    @Jauhari: saya juga terima kasih mas

  11. 11 Nganggur itu anugerah. : Ray Blogon 04 Aug 2010 at 9:35 pm

    [...] Nganggur is an art oleh Wong Kam Fung [...]

  12. 12 3 Bujang ke Keraton | Wong Kam Fungon 08 Aug 2010 at 11:37 pm

    [...] tiga teman lain dari komunitas blogger Bogor, Blogor, selanjutnya tercatat sebagai peserta acara ’Nganggur Itu Anugerah’ yang diadakan Gelatik Selam. Nama kami sudah ada di antara peserta lain yang bisa dilihat di [...]

  13. 13 Sapi Perah dari Kaliurang | Wong Kam Fungon 10 Aug 2010 at 12:36 pm

    [...] Kaliurang atau Yogyakarta. Lima artikel yang mendahului postingan ini adalah Fakir Bandwidth, Nganggur Is An Art, Impossible People, 3 Bujang ke Keraton, dan Bertemu Christina Aguilera. Ada satu draft artikel [...]

  14. 14 10 Manfaat Dahsyat Memiliki Blog | Wong Kam Fungon 20 Aug 2010 at 12:31 am

    [...] saja itu bukan tujuan utama tetapi hal itu sangat mungkin terjadi. Saat saya mengikuti acara kumpul-kumpulnya online publisher di Kaliurang beberapa waktu yang lalu, tiba-tiba ada yang nyeletuk, ”Oh ini toh yang namanya [...]

  15. 15 Menguangkan Blog | Wong Kam Fungon 25 Dec 2010 at 9:32 pm

    [...] dirinya sebagai pengangguran itu, saya sempat menuangkannya dalam beberapa tulisan seperti Nganggur Is An Art, Impossible People, Fakir Bandwidth, 3 Bujang ke Keraton, Bertemu Christina Aguilera,dan Sapi Perah [...]

  16. 16 deaon 01 Jan 2011 at 12:10 am

    :) sangat mengiurkan ya?
    membayangkan $$$ yang berdigit-digit…
    sangat menarik sekali… dan menginspirasikan..
    salam

  17. 17 Wong Kam Fungon 01 Jan 2011 at 7:40 am

    @dea: ya sangat menarik. salam kembali ;-)

  18. 18 rozon 06 Sep 2011 at 10:04 pm

    makin tertarik ngikutin jejak tuisan nya wkf, terimakasih udah sharing…sangat menambah wawasan….

  19. 19 wongkamfungon 06 Sep 2011 at 10:31 pm

    @roz: tapi ati2 ya kalo ngikutin… jangan sampai kesasar :lol:

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.