Alasan Tidak Membeli & Membaca “Anak Sejuta Bintang”
Posted by wongkamfung
Novel pencitraan semacam Anak Sejuta Bintang yang pekat dengan aroma politik apakah masih menarik bagi anda?
Posted by wongkamfung
Novel pencitraan semacam Anak Sejuta Bintang yang pekat dengan aroma politik apakah masih menarik bagi anda?
Posted by wongkamfung
Anda yang koruptor atau memiliki niat untuk korupsi, tulisan ini pasti akan sangat bermanfaat. Anda bisa menjadi The Next Bright Gayus atau bahkan lebih.
Posted by wongkamfung
Sekarang, kekaguman saya itu telah tergantikan dengan hadirnya wanita cantik, jauh lebih cantik dari Saroh anak De Waroh.
Posted by wongkamfung
Alergi bisa menyebabkan koreng. Bagaimana dengan alergi terhadap perbedaan pendapat? Menimbulkan koreng juga kah?
Posted by wongkamfung
Mungkin saja ada orang yang mempraktekkan judul tulisan di atas. Manusia tengil dan pengecut saya rasa penganut ‘aliran’ ini. Begitukah?
Posted by wongkamfung
Hidup yang hanya sekali ini sudah seharusnya diisi dengan kebaikan-kebaikan. Ketika ajal menjemput, semua yang dibanggakan dan disombongkan semakin tidak ada gunanya.
Posted by wongkamfung
Saya hanya berharap mudah-mudahan pelakunya bukan seorang musuh dalam selimut, di depan senyum-senyum begitu ramahnya, di belakang dengan sadisnya dia menikam.
Posted by wongkamfung
Kadang kita memang harus membujuk untuk menyamakan persepsi. Setuju tak?
Posted by wongkamfung
Kasur, dapur, dan sumur memang bukan ajaran R.A. Kartini. Namun bukan berarti dengan menjalankan kegiatan di tiga tempat itu kemudian menodai semangat yang diusung Kartini.
Posted by wongkamfung
Tulisan yang membuktikan bahwa untuk menjadi entrepreneur alias pebisnis bukan sekedar memiliki modal uang, keberanian untuk selalu berpikiran tuhanlah yang terpenting.