Wong Kam Fung

Archive for the 'Artikel Lomba' Category

Internet Membebaskan Katak dalam Tempurung

Posted by

Percayalah, sebenarnya menjadi katak itu tidak enak. Apalagi katak dalam tempurung. Hanya gelap dan pengap yang ditemui.

No responses yet

Diancuk Dalam Berkendara

Posted by

Dengan kunci Inggris di genggamannya, dia mendekati lelaki yang mengumpatnya terlebih dahulu. Yang didekati bergeming tetapi diam-diam tangannya yang ada di balik punggung telah menggenggam bata merah.

20 responses so far

4-0

Posted by

Malaysia sudah mulai dengan laser maka telah tiba saatnya mengirim nuklir ke negara itu. Begitu kira-kira terjemahan dari kicauan provokatif berbahasa Inggris di Twitter tadi malam.

10 responses so far

Sesat Itu Pilihan

Posted by

Terasa aneh ketika kita mendengar pilihan semacam itu. Namun, sesat memang pilihan. Itu artinya kita bisa memilih untuk tidak menjadi sesat. Begitu kan?

16 responses so far

Sumpah Mbah Maridjan

Posted by

Mbah Maridjan memang bukan seorang pemuda. Oleh karena itu, sumpahnya tidak bisa dibilang sumpah pemuda. Namun dari sumpah mbah Maridjan, sebuah keteladanan diajarkan. Sayangnya, karena sumpahnya pula, dia mendapat cercaan.

12 responses so far

Bermandikan Kabut

Posted by

Kamar mandi anda pernah berkabut? Punya saya pernah. Datanglah ke rumah saya bila ingin menikmati mandi kabut. Dijamin anda akan merasakan sensasi mandi yang berbeda.

12 responses so far

Mudik Bersama Anak Millenium

Posted by

Jalan alternatif yang ada berlubang-lubang. Angkot terguncang-guncang. Kami yang ada di dalam terlempar-lempar. Reyhan anak millenium meringis-ringis menahan sakit.

11 responses so far

Mudik Dinyatakan Haram

Posted by

Sebuah fatwa dikeluarkan. Isinya mudik diharamkan mulai 2010. Tindak lanjutnya, semua jalur yang kemungkinan akan dilalui pemudik dijaga ketat.

10 responses so far

Wajah Dalam Semangkuk Sayur Bening

Posted by

Bayam yang diolah ibu menjadi sayur bening kegemaran saya dulu, saat ini hadir di meja makan dengan seraut wajah cantik milik ibu di dalamnya. Satu mangkuk sayur sederhana bercitarasa luar biasa.

5 responses so far

Merdeka atau Ngungsi!

Posted by

MERDEKA! Kata itu dulu dipekikkan para pejuang, sekarang diteriakkan peserta karnaval digemborkan para koruptor negeri ini. Para pejuang meneriakkannya untuk memberi semangat, perserta karnaval melakukannya untuk meramaikan pesta tahunan, dan para koruptor ingin menunjukkan betapa nyamannya tinggal di negeri yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

13 responses so far

Older Entries »

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.