Wong Kam Fung

ATM: Amati Tiru Modifikasi

Filed under Internet by at 11:45 pm on Jul 21 2010

Istilah atm dalam perbankan merupakan singkatan dari automated teller machine. Bangsa kita yang dahsyat ini kemudian diperkenalkan dengan singkatan yang lebih mengindonesia untuk mesin yang bisa ngelepehin uang itu anjungan tunai mandiri. Lain lagi dengan yang terjadi di dunia perbakulan alias entrepreneurship. Tiga huruf itu menjadi singkatan yang mewakili perilaku kreatif para wirausahawan-wirausahawati: amati, tiru, modifikasi.

Perbuatan tiru meniru, jiplak menjiplak, mencontek, kemudian plagiarisme, sebenarnya sudah kita latih dan lakukan sejak kita bayi. Sadar atau tidak, orangtua kitalah yang mengajari hal tersebut. Jika anda sekarang menjadi orangtua, anda pasti melakukan hal yang sama. Oleh karena itu, bila terjadi penjiplakan, mengapa harus diributkan? Itu kan hal yang wajar dan pasti akan terjadi, barangkali bukan oleh kita, tetapi dilakukan orang lain. Kan kita diajari untuk menjadi peniru sejak kecil? Dan tahukah anda, siapa imitator paling jago? Ya anak-anak kecil itulah. Jangan kaget misalnya bila suatu saat tiba-tiba anak anda menjadi Jet Li dengan jurus jijitsunya, atau seorang berandal dengan sumpah serapah dan caci makinya seperti adegan dalam sinetron yang dia tonton tadi malam.

Saya tidak sedang berapologi untuk sebuah penjiplakan. Yang ingin saya sampaikan, jangan langsung meledak seperti tabung gas tiga kiloan bila menemukan sebuah kecurangan semacam itu. Meniru-niru itu kan bentuk ketrampilan awal yang kita kuasai karena memang dengan sengaja diajarkan oleh orangtua kita. Bahkan kadangkala bukan hanya asal melakukan, melainkan orangtua kita sudah merencanakan secara sistematis, terstruktur, dan berdampak sistemik. Halah! Ngomong apa toh saya ini?

Sebelum saya terlanjur disumpahi dan dihujat, saya ingin klarifikasi dulu. Meniru memang diajarkan orangtua kita. Namun yang namanya menjiplak, mencotek, plagiarisme, atau apapun sebutannya, adalah perbuatan yang tidak terpuji. Ada pelanggaran hak dan etika dalam perbuatan itu. Konsekuensi yang diterima bisa berupa denda, hukuman penjara, atau sangsi sosial dan moral.

Kembali ke dunianya para bakul, menjiplak atau meniru, itu biasa dilakukan. Bahkan kadang justru harus dilakukan bila ingin tetap survive. Selanjutnya, dimainkanlah jurus sakti atm – amati, tiru, modifikasi. Untuk modifikasi, teknik itu acapkali dilakukan agar kelihatan beda meskipun… dikiiittt. Kira-kira Alfamart, Indomart, Yomart, Smart, Kumart, Jimart, Alamart, Sukuasmart, Danlainlainmart, siapa yang dijiplak dan yang menjiplak?

Urusan jiplak menjiplak ini kadang-kadang menimbulkan pro kontra, kadangkala justru memikat. Saat video klip band Es Teh 2 Gelas yang meniru ST12 diunggah di Youtube, muncul komentar-komentar cercaan. Kasus lain, The Changcuters asal kota kembang Bandung yang merupakan tiruan dari Beatles, Rolling Stone dan Queen yang pernah saya tulis dengan judul Penggemar Changcut, mendapat pujian dan digila-gilai para ababil alias abg labil.

Singkat cerita, sebenarnya sih tulisan ini saya buat karena saya punya pamrih. Saya hanya ingin memperkenalkan logo baru Wong Kam Fung untuk Fan Page dan Group yang saya buat di Facebook. Seperti yang anda lihat, logo tersebut seratus persen hasil jiplakan dari WordPress. Saya jelas menggunakan jurus atm. Saya pasrah dan terima bila anda menilai saya tidak kreatif. Memang faktanya seperti itu. Pembelaan yang bisa saya lakukan, setidaknya saya tidak menerapkan jurus atp. Apalagi tuh? Amati tiru plek, artinya… menjiplak sama persis tanpa ada perbedaan apapun. Moga-moga saja saya tidak disantet sama WordPress.

Satu pesan saya sebelum benar-benar disantet, tolong kunjungi Fan Page WKF itu melalui tautan ini dan klik kata ’Like’ yang ada gambarnya jempol bila sudah masuk ke Facebook. Ini wasiat lho…

Satu lagi, untuk menjadi anggota Group WKF, klik di sini. Terima kasih.

Share |

24 Responses to “ATM: Amati Tiru Modifikasi”

  1. 1 mton 22 Jul 2010 at 8:21 am

    W meniru WordPress, font KFnya dimiripin sama restoran fastfood aja bro :D biar kenyang secara intelektual dan juga perut :)

  2. 2 Wong Kam Fungon 22 Jul 2010 at 9:42 am

    @mt: kalo kekenyangan ntar bisa ketiduran saya :D

  3. 3 titoHeyziputraon 22 Jul 2010 at 10:12 am

    Wah kang, sebenarnya atm bagus. Tergantung yg makai. Asalkan M yg terakhir benar di lakukan. Banyak orang yg M terakhir ga di pakai. Hanya “amati” “tiru” dan “mengganti nama”. Itu baru plagiat kang.

    Trus klo di dunia internet, ATM bisa disebut RePosting kali ya?? Tapi ane juga masih sering repost kang. hehehe…
    smoga kita dlam postingan tidak plagiat ya, supaya smakin kaya informasi yang kita dapat.

    Best Regards,
    Tito’s Weblog

  4. 4 Wong Kam Fungon 22 Jul 2010 at 10:30 am

    @titoHeyziputra: awalnya repost akhirnya tulisan sendiri yang dipost
    salam persahablogan

  5. 5 Indraon 22 Jul 2010 at 4:15 pm

    Pernah denger istilah ATM? waktu training motivasi, lupa lagi trainernya?
    btw ATM = CPE kalie ya pak?
    Copy Paste Edit!

  6. 6 wongkamfungon 22 Jul 2010 at 4:56 pm

    @Indra: hiya, seperti itulah kira2 ;-)

  7. 7 Catatan kecilkuon 22 Jul 2010 at 11:31 pm

    Baguslah… mau terus terang, setidaknya masih ada unsur modifikasinya… :D
    Sementara banyak orang lain yg jelas2 copy paste karya orang, tapi identitas pembuatnya dihapus…

  8. 8 the others...on 22 Jul 2010 at 11:32 pm

    Sedikit banyak… aku suka juga memodifikasi karya orang.. walau tak banyak… :p

  9. 9 wongkamfungon 23 Jul 2010 at 12:07 am

    @Catatan kecilku: biar terang terus ;-)
    @the others: tak banyak gak papa yang penting sedikit banyak hehehe… *bingung sendiri*

  10. 10 Charleson 23 Jul 2010 at 12:34 am

    Wah, saya setuju banget nih sama jurus sakti ini: ATM (Amati, Tiru, Modifikasi)… Great! :D

  11. 11 wongkamfungon 23 Jul 2010 at 12:36 am

    @Charles: tapi jangan kebablasan ya mas :D

  12. 12 wong sikampuhon 23 Jul 2010 at 12:44 am

    hmmm….ATM rupa nya punya makna lain versi wong kam fung….btw trima ksh tlah berkunjg di tmpt ku mas…hidup wong…(sama2 wong)

  13. 13 wongkamfungon 23 Jul 2010 at 1:03 am

    @wong sikampuh: bila dua wong bertemu apapun bisa terjadi hehehe… sama2 mas

  14. 14 fannyon 23 Jul 2010 at 9:47 am

    akronim yg tepat nih.

  15. 15 wongkamfungon 23 Jul 2010 at 10:15 am

    @fanny: betul ;-)

  16. 16 Zippyon 23 Jul 2010 at 10:38 am

    Awas lho mas, ntar dilaporin sama WP :D
    Barangkali logonya mereka udah dipatenin :D
    Jadi yah, hati2 aja, hihihi… :D

  17. 17 Aldyon 23 Jul 2010 at 11:09 am

    Tidak ada yang salah ketika kita meniru orang lain, apalagi perbuatan baiknya yang ditiru :D

    Halusnya, anggap saja kita mencontoh, kalau tidak ada contoh mungkin agak sulit mengimplemetasikan sesuatu yang kita dapat. Mencontoh dan memodifika, saya setuju.

  18. 18 wongkamfungon 23 Jul 2010 at 11:19 am

    @Zippy: hiya nih, wp pasti sudah mematenkan logonya. tapi yang ini pasti tidak dipatenkan… kan bukan logo dia :D
    @Aldy: terima kasih telah setuju hehehehe…

  19. 19 bundadontworryon 24 Jul 2010 at 8:08 am

    mencontoh atau meniru, khan gak apa2, krn sewaktu msh anak2 kita juga mencontoh atau meniru dr sekeliling kita.
    meniru utk dimodif kembali, akan lebih bagus lagi tentunya ,WKF.
    seperti logo WKF diatas, bagus euy………………… :)
    salam

  20. 20 wongkamfungon 24 Jul 2010 at 8:36 am

    @bundadontworry: saya hanya mencoba memodifikasi untuk disesuaikan kebutuhan. ;-) salam kembali

  21. 21 febriyon 24 Jul 2010 at 8:43 pm

    hha, yang penting nirunya ambil positifnya saja……. asal jangan sama plek..(modifikasi)

  22. 22 wongkamfungon 24 Jul 2010 at 9:34 pm

    @febriy: ya setuju ;-)

  23. 23 phenyukeroooon 23 Mar 2011 at 6:07 pm

    artikel bapak disadur untuk milis mata kuliah saya euy :thumbsup:

  24. 24 wongkamfungon 23 Mar 2011 at 10:26 pm

    @phenyukerooo: silakan… btw, pengen ikut liat juga yg di milis 8)

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.