Wong Kam Fung

Archive for February, 2008

>The Secret

Posted by

>Semua orang punya rahasia, entah yang menyenangkan terutama yang menjijikkan. Anda tidak perlu cerita sama saya tentang rahasia anda itu. Namun jika anda maksa, bolehlah disampaikan. Saya juga tidak akan menceritakan rahasia memalukan saya. Nehik! Namun saya lagi berbaik hati sekarang. Saya akan mengisahkan rahasia saya. Tapi anda harus janji, “Jangan bilang siapa-siapa ya?” Lama [...]

No responses yet

>Curug Nangka

Posted by

>Bogor hujan terus sekarang. Saya rasa tempat lainpun tidak berbeda. Untuk yang memiliki aktifitas, hujan yang hampir tiap hari turun ini bisa menjadi penghambat. Rencana yang sudah tersusun, bisa batal atau berubah karena hujan. Saya yang sudah punya rencana pergi bisa saja batal jika menganggap hujan sebagai penghalang. Karena sudah direncanakan jauh-jauh hari, meskipun Minggu [...]

No responses yet

Kecombrang

Posted by

Ternyata sayur kecombrang benar-benar luar biasa. Luar biasa aneh maksud saya. Rupanya lidah saya tidak gampang diajak kompromi dengan aroma dan rasa kecombrang.

18 responses so far

>Bye-bye My Enemy

Posted by

>Pak Harto meninggal hari Minggu (27/1), jam 13.10 wib. Berarti kepergiannya sudah 18 hari. Namun, masih saja ada yang mengucapkan bela sungkawa, sampai hari ini (13/2).Anda sedih dengan kepergian pak Harto? Jika anda lawannya, mungkin anda akan mengadakan syukuran. Nyukurin meninggalnya lawan yang anda benci itu. Sebaliknya, barangkali airmata anda akan terkuras sampai kering bila [...]

No responses yet

>Permanent Head Damage

Posted by

> Rabu (30/1) sebelum Jakarta dilanda banjir (Jum’at, 1/2), saya meluncur menuju bandara Soekarno-Hatta menggunakan bis Damri yang poolnya ada di depan Boker alias Botani Square. Murah dan gampang. Selain memang saya tidak punya apa yang orang Malaysia sebut dengan ’kereta’. Hari itu ada tamu dari Malaysia yang harus saya jemput. Tamu ini menghubungi saya [...]

No responses yet

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.