Pulang ke Demak
Posted by wongkamfung
Demak sudah banyak berubah semenjak aku tinggalkan tahun 1992. Alun-alun tempat aku bermain bola, nonton layar tancep dan lain-lain sudah tidak seperti dulu lagi.
Posted by wongkamfung
Demak sudah banyak berubah semenjak aku tinggalkan tahun 1992. Alun-alun tempat aku bermain bola, nonton layar tancep dan lain-lain sudah tidak seperti dulu lagi.
Posted by wongkamfung
> Saya ingin menampilkan sekaligus memperkenalkan bintang tamu di blog ini. Namanya Tia. Berumur tiga tahun. Dia ini cantik parasnya. Bukan apa-apa, cuma kebetulan dia ini teman sekolah anak saya yang nomer dua, Reyhan. Mereka berdua saat ini sekolah di Dilutika. Reyhan kelas nol, Tia di playgroup. Reyhan sekolahnya sampai jam 11. Setelah itu dilanjutkan [...]
Posted by wongkamfung
Sial bener hari ini. Buku yang aku dapatkan dari pak Maman S. Mahayana hilang di angkot 02 (Sukasari-Bubulak). Bukan harganya yang aku sayangkan karena memang buku itu dikasih gratis tapi nilai persahabatannya itu. Misalkan aku beli lagi bisa saja. Tapi nilainya pasti akan berbeda. Mudah-mudahan supir angkotnya atau siapa saja yang menemukan berbaik hati mau [...]
Posted by wongkamfung
>Terjadi peristiwa yang termasuk ghaib di tempat saya kerja pada Senin, 6 Februari kemarin. Ada salah satu mahasiswi yang kemasukan jin. Entah jin muslim atau kafir. Meskipun ketika disapa oleh pak ustadz yang didatangkan untuk meruqyah, jin tersebut menjawab ‘wa’alaikumsalam’ melalui mulut mahasiswi tersebut. Bagi saya menyaksikan secara langsung peristiwa seperti ini bukan untuk yang [...]
Posted by wongkamfung
> Rupanya yang namanya ketidakpedulian nurani orang lain akan tetap ada di muka bumi ini. Tidak hanya oleh orang-orang negara ketiga atau miskin, juga oleh mereka yang mengaku negara maju. Apa yang dilakukan surat kabar terbesar Denmark, Jyllands-Posten, dengan menerbitkan karikatur Nabi Muhammad sebanyak 12 gambar dan kemudian disebarluaskan oleh media negara-negara Eropa lain diantaranya [...]
Posted by wongkamfung
>Kalau manusia hidup di dunia ini ibarat kontrak rumah, maka setiap ulang tahun berarti waktu tinggal di dunianya berkurang satu tahun. Bukan saya tidak setuju dengan mereka yang berpesta pora merayakan hari jadinya. Itu hak mereka. Tapi sangat disayangkan kalau dengan melakukan itu mereka jadi lupa terhadap fananya manusia. Manusia hidup itu sudah dijatah lamanya. [...]
Posted by wongkamfung
>Nggak terasa. Sudah bulan kedua aku ngeblog. Kalau tulisanku kemarin-kemarin ada yang kurang berkenan atau menyinggung perasaan yang membaca ya mohon disori saja. Semata-mata itu semua karena disengaja maupun direncanakan. Namanya juga catatan pribadi (yang tidak pribadi lagi). Jadi gak heran atau kaget kalo ada anak Yogya yang ditangkap polisi dan diinterogasi kayak kriminal gara-gara [...]